Rutinan Ahad Wage PAC JQHNU Gandusari Trenggalek

rutinan ahad wage jqhnu gp ansor nglaban karanganyar gandusari trenggalek

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Gandusari, Kabupaten Trenggalek, memiliki agenda rutin tiap Ahad Wage. Rutinan selapan sekali ini dilaksanakan secara berkeliling dari masjid satu ke masjid/musala lainnya yang ada di Kecamatan Gandusari.

Rutinan ini diisi dengan kegiatan semaan Al-Qur’an bil ghaib oleh para huffadz dan ngaji kitab kuning Fathul Qarib yang dibawakan oleh Ketua PC LBM NU Trenggalek, Kiai Anwar Fanani.

Menurut Sekretaris PAC JQHNU Gandusari, H. Isnanto, rutinan ini sebenarnya sudah berjalan lama, bahkan sebelum pembentukan PAC JQHNU Gandusari sendiri. Tujuannya untuk menjalin silaturahim seluruh huffazh yang ada di Kecamatan Gandusari.

“Dengan terbentuknya struktur PAC JQHNU Gandusari ini maka komunikasi antar semua huffazh bisa lebih mudah,” ungkap H. Isnanto yang juga Ketua Pelaksana, di tengah Rutinan di Masjid Al-Amin, Dusun Nglaban, Desa Karanganyar pada Ahad (14/3/2021).

Selain diikuti oleh para huffazh dan qari yang terhimpun dalam PAC JQHNU Gandusari serta kader GP Ansor dan MDS Rijalul Ansor, Rutinan juga diikuti oleh jamaah masjid/musala setempat. Hadir pula pengurus MWC NU, jajaran pemerintah desa, dan tokoh masyarakat setempat.

Rutinan Ahad Wage terselenggara atas kerja sama antara JQHNU dengan GP Ansor, termasuk MDS Rijalul Ansor, dan Banser yang mengamankan jalannya kegiatan. Selain itu juga segenap donatur di tiap kegiatan, tiga pilar desa, dan takmir masjid/musala setempat.

Di tempat terpisah, Ketua PC JQHNU Trenggalek, Ustaz Rizal Furqan Ramadhan, mengaku bersyukur dengan diselenggarakannya rutinan di Anak Cabang Gandusari tersebut. Menurutnya, PAC JQHNU Gandusari menjadi pioner dalam menyelenggarakan rutinan sebagai bagian dari program kerja mereka.

“Saya berharap PAC-PAC lain juga segera menghidupkan kegiatan rutinan masing-masing, sekaligus sambil menunggu pelantikan. SK untuk 9 PAC sudah diproses, dan akan saya serahkan ke PAC yang bersangkutan ketika nanti melaksanakan koordinasi,” kata Ustaz Rizal yang terus berusaha keras untuk menghidupkan 14 PAC ini.

 

(androw dzulfikar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *