Sejumlah komunitas pemuda di Trenggalek membentuk ‘Relawan Peduli Vaksin’ guna membantu Pemerintah Kabupaten dalam upaya menurunkan level PPKM-nya. Mereka terdiri dari GP Ansor beserta Banser, PMII, Pendamping PKH (Program Keluarga Harapan), dan sejumlah komunitas lainnya.

Relawan Peduli Vaksin tersebut diberangkatkan secara simbolis oleh Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin pada Kamis (14/10/2021) pagi hari di halaman Pendapa Manggala Praja Nugraha.

“Saya sangat berterima kasih kepada para relawan karena turut membantu dan nyengkuyung Pemerintah Trenggalek dalam upaya memeratakan vaksinasi. Ini karena cakupan vasin juga dimasukkan dalam indikator level PPKM,” terang Bupati Arifin dalam sambutannya pada apel pemberangkatan relawan.

Lanjut Mas Ipin, sebetulnya kabupaten Trenggalek sesuai asesmen dari Menteri Kesehatan sudah masuk dalam PPKM level 1. Namun karena Mendagri mensyaratkan cakupan vaksin sebagai indikator level, Trenggalek menjadi level 3 karena cakupan vaksinnya yang masih rendah.

“Gerakan dari relawan ini akan mendorong percepatan vaksinasi sehingga diharapkan Trenggalek bisa segera turun ke level 1 agar kegiatan dan perekonomian masyarakat bisa segera pulih,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Trenggalek Agus M. Izuddin Zakki mengatakan, pembentukan Relawan Peduli Vaksin ini bermula setelah lembaga Filantropi Indonesia bersama organisasinya beberapa waktu yang lalu melakukan pendataan dan kajian tentang vaksinasi di Trenggalek.

Kajian tersebut menghasilkan temuan yang di antaranya rendahnya kepedulian vaksin dari kelompok disabilitas, petani, dan nelayan. Padahal cakupan vaksin dijadikan indikator penentuan level.

“Dari situ timbul ide untuk membuat relawan ini, yang terdiri dari GP Ansor dan Banser, PMII, pendamping PKH, dan beberapa lembaga lainnya yang ada di kabupaten Trenggalek,” kata Gus Zaki, panggilannya.

Menurut pengasuh PP. Al-Falah Kedunglurah Pogalan tersebut, relawan ini mempunyai misi agar jangan sampai kelompok rentan, petani, dan nelayan luput dari vaksinasi.

Karena itu, program dari Relawan Peduli Vaksin ini ke depan antara lain mengedukasi pentingnya vaksin,membantu Pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi, hingga siap untuk antar-jemput warga ketika ada vaksinasi.

“Kalau cakupan vaksin tinggi, Trenggalek tentu bisa menjadi level 1 sehingga warga bisa beraktivitas seperti biasa lagi,” harapnya.

(arkha)

You May Also Like

Innalillahi, Bu Nyai Afifah Fanani Kedunglurah Wafat

Warga nahdliyin kabupaten Trenggalek berduka. Bu Nyai Hj. Afifah Fanani, istri (alm)…

100 Hafidz al-Qur’an Sambut Tahun Baru 1443 H di Desa Senden

Tahun Baru 1 Muharam 1443 Hijriyah disambut berbeda oleh masyarakat desa Senden,…

PCNU Trenggalek Ziarah ke Makam Muasis NU dan Sesepuh Kabupaten Trenggalek

Jajaran Syuriah, Tanfidziyah, dan A’wan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Trenggalek berziarah…

Daftar Pondok Pesantren di Kabupaten Trenggalek

  TRENGGALEK – Tahun ajaran baru bagi lembaga pendidikan pondok pesantren umumnya…