Foto: akun facebook Shanty Eca

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2022, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Trenggalek menggelar Pawai Taaruf dan Istighotsah Akbar pada Ahad (6/11). Dua rangkaian agenda tersebut diikuti oleh ribuan kader NU dan warga nahdliyin Trenggalek.

Acara dimulai dengan Pawai Taaruf yang diberangkatkan dari depan Pendapa Kabupaten jam 07.00 WIB. Iring-iringan peserta pawai menyusuri Jalan Panglima Sudirman ke selatan hingga perempatan Pasar Pon.

Kemudian belok ke timur menyusuri Jalan Ronggowarsito hingga pertigaan Balai Perikanan, dan belok kanan hingga titik finish di GOR Gajah Putih. Peserta kemudian mengikuti Istighotsah Akbar bersama para masyayikh.

Ketua Pelaksana HSN Erik Dwi Rahmawan mengatakan, peserta Pawai Taaruf dan Istighosah Akbar berasal dari Badan Otonom NU, Lembaga, santri pondok pesantren, dan juga madrasah diniyah se-Kabupaten Trenggalek. Selain itu juga dari alumni PKPNU.

“Jumlah peserta kira-kira ada sekitar 7 ribu ikut pawai, sementara ikut istighosah disini kira-kira sekitar 10 ribuan,” ungkap Erik seusai istigohtsah.

Menurutnya, jumlah tersebut masih separo dari yang dijadwalkan. Hal ini dikarenakan beberapa wilayah kecamatan tengah terdampak musibah bencana banjir sehari sebelumnya, seperti Munjungan dan Watulimo.

Oleh karena itu, istighotsah yang dipimpin oleh Rois Syuriah KH Mastur Ali dan sejumlah masyayikh juga dimaksudkan untuk keselamatan warga Trenggalek.

Sejumlah pejabat tampak hadir di acara istighotsah tersebut. Antara lain Wakil Bupati Trenggalek, Kapolres, Dandim, Ketua MUI, Kepala Dinas Dikpora, Kepala Kankemenag, dan pimpinan DPRD Trenggalek. Hadir juga para kiai dan masyayikh se-kabupaten Trenggalek.

Pawai Taaruf dan Istighotsah Akbar ini juga diisi dengan berbagai atraksi dan penampilan guna makin memeriahkan acara. Di antaranya gambus Al-Khanza yang tampil di panggung di depan GOR. Juga puluhan stand/booth di halaman GOR dan sekitar garis finish, termasuk pameran buku dari Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN NU) Trenggalek.

Sementara di tengah pawai, peserta juga menampilkan atraksi masing-masing. Seperti atraksi tiban oleh kotingen dari Pagar Nusa. Puluhan rampak barong juga tak ingin ketinggalan dalam memeriahkan Pawai Taaruf tersebut.

“Mudah-mudahan, keberkahan untuk masyarakat Trenggalek, dan semoga dijauhkan dari musibah,” pungkas Ketua PCNU Trenggalek, Agus Yusuful Hamdani.

Pewarta: Androw Dzulfikar

Editor: Androw Dzulfikar

You May Also Like

Daftar Pondok Pesantren di Kabupaten Trenggalek

  TRENGGALEK – Tahun ajaran baru bagi lembaga pendidikan pondok pesantren umumnya…

Ning Nida Sabet Juara 1 MHQ Internasional di Kazan Rusia

Dewi Yukha Nida, qari internasional asal Trenggalek, berhasil menyabet juara I pada…

Panduan Zakat Fitrah oleh LBM PCNU Trenggalek

  TRENGGALEK – Zakat fitrah merupakan kewajiban setiap muslim. “Sesungguhnya Rasulullah Saw…

Innalillahi, Bu Nyai Afifah Fanani Kedunglurah Wafat

Warga nahdliyin kabupaten Trenggalek berduka. Bu Nyai Hj. Afifah Fanani, istri (alm)…