PC JQHNU Trenggalek Masa Khidmat 2019–2024 Resmi Dilantik

Pengurus PC JQHNU Trenggalek masa khidmat 2019–2024 dilantik di Gwdung NU Trenggalek, Ahad (6/10/2019).

nutrenggalek.or.id – Pengurus Pimpinan Cabang Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PC JQHNU) Kabupaten Trenggalek masa khidmat 2019–2024 resmi dilantik pada Ahad (6/10/2019).

Pelantikan lembaga penghafal Al Qur’an di lingkup PCNU Trenggalek tersebut dilakukan oleh Pimpinan Pusat (PP) JQHNU, Dr. Ahmad Ari Masyhuri, SQ, M.Ag, di aula lantai 3 Gedung NU Trenggalek.

 

Baca juga: Pertama Kali, Madrasah Kader NU (MKNU) Digelar di Trenggalek

 

Selain PP JQHNU, hadir di acara tersebut antara lain Ketua PW JQHNU Jawa Timur HM Zainul Arifin beserta jajaran pengurus, Ketua PCNU Trenggalek KH. Fatchulloh Sholeh, Rais Majelis Ilmi JQHNU Trenggalek KH. Hasan Bukhori, Forkopimda, Forkopimka, serta Pengasuh Pondok Pesantren Qur’an dan huffadz Al Qur’an se-Trenggalek.

Ketua PC JQHNU Trenggalek, Ustadz Rizal Furqan Ramadhan, mengatakan, keberadaan JQHNU amat penting agar para hafizh Al Qur’an yang ada di Trenggalek, yang selama ini masih berserak, bisa berhimpun dalam satu wadah di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

“Setelah pelantikan ini JQHNU Trenggalek siap untuk rutin melakukan pembinaan qiraah dan kaligrafi. Termasuk, sebagaimana pesan Kyai Hasan Bukhori selaku Rais Majelis Ilmi JQHNU Trenggalek, mengadakan rutinan khatmil Qur’an untuk menghimpun para huffadz Trenggalek,” ungkap Ustadz Rizal.

Senada, Ketua PCNU Trenggalek, KH. Fatchulloh Sholeh, mengungkapkan, JQHNU adalah wadahnya orang-orang mulia karena telah menjaga dan menyibukkan diri dalam urusan Al Qur’an.

 

Lihat juga: Resmi Diluncurkan, NUCare LazisNU Kedungsigit Miliki Mobil Layanan Sosial

 

“JQHNU Trenggalek, dengan pengurusnya yang masih muda-muda, diharapkan dapat membuat sebuah gebrakan positif dalam kegiatan Al Qur’an di Trenggalek,” kata Gus Loh, sapaan akrab beliau.

Agenda pelantikan dirangkai dengan kegiatan pembinaan qiraah oleh PW JQHNU Jawa Timur sekaligus Dewan Hakim MTQ Provinsi Jatim, Ustadz Mohamad Ghufron, dan diikuti oleh 160 peserta.

“Dua kali kita melakukan pembinaan, peserta selalu melebihi target. Karena itu melihat antusiasme yang sangat tinggi, JQHNU Trenggalek optimis dalam melaksanakan program–program yang telah kita agendakan,” pungkas Ustadz Rizal.

 

(Androw Dzulfikar/MNA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *