Sejumlah kegiatan bakal memeriahkan rangkaian acara puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama oleh PCNU Trenggalek. Salah satunya adalah Parade Drumband Nusantara.

Parade drumband diinisiasi oleh Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Trenggalek. Sesuai jadwal, even ini akan diselenggarakan pada Ahad, 5 Februari 2023 besok.

Ada 30 lebih grup drumband yang bakal mengikuti parade ini. Hampir semua berasal dari sekolah dan madrasah di bawah naungan LP Ma’arif NU Trenggalek, baik dari tingkat SD/MI, SLTP/MTs, maupun SMA/MA/SMK. Sementara sisanya berasal dari sekolah/madrasah umum.

“Tujuan Parade Drumband Nusantara ini adalah membangkitkan semangat anak-anak kita. Karena di dalam drumband itu banyak makna yang sarat dengan Satu Abad NU,” ungkap Dr. Mohib Asrori, Ketua LP Ma’arif NU Trenggalek, Kamis (2/2).

Makna penting yang dimaksud antara lain kekompakan, semangat kebersamaan, dan kerukunan. Selain itu juga semangat untuk saling berlomba-lomba dalam kebaikan.

Menurut Ustadz Mohib, sudah hampir 3 tahun terakhir, di Trenggalek belum pernah ada kegiatan parade drumband. Ini karena adanya pandemi Covid-19. Karena itu, Parade Drumband Nusantara ini sekaligus juga menjadi momentum untuk bangkit dan bergerak kembali.

“Menghidupkan kembali, karena mayoritas satuan pendidikan yang punya drumband ini alatnya rusak, bajunya kena tikus dan lain-lain,” paparnya.

Pria yang juga Sekretaris Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kabupaten Trenggalek ini menjelaskan, rangkaian drumband ini mengambil titik start dari Lapangan Karangan. Peserta defile atau berjalan ke arah utara menuju perempatan Karangan, lanjut ke titik finish.

Titi finish berada di tanah wakaf NU Trenggalek, lokasi Istighotsah Kubro esok harinya. Di titik finish ini, peserta diberi kesempatan untuk unjuk performa selama 5-10 menit di depan tamu VIP.

Dipilihnya tanah Wakaf NU sebagai lokasi finish, menurut Ustadz Mohib, agar warga Ma’arif tahu bahwa lokasi ini lah yang menjadi jariyah nahdliyin se-Kabupaten Trenggalek beserta donatur lainnya.

“Sehingga kita akan mengenalkan ke masyarakat bahwa dengan adanya tanah wakaf ini akan berdaya guna, termasuk drumband ini,” imbuhnya.

Pihaknya mengungkapkan, untuk mengapresiasi peserta, semua peserta mendapat piagam penghargaan dan piala kepesertaan. Setelah itu, dewan juri akan menilai beberapa kategori.

“Tujuannya juga untuk pembinaan, karena kita akan berusaha peserta drumband yang hari ini ikut berarti mereka yang semangat. Nanti di tahun 2023 akhir akan kita panggil pembinaan secara gratis. Dalam rangka pembinaan supaya bisa melatih drumbandnya secara mandiri,” pungkas Ustadz Mohib.

Pewarta: Madchan Jazuli

Editor: Androw Dzulfikar

You May Also Like

Daftar Pondok Pesantren di Kabupaten Trenggalek

  TRENGGALEK – Tahun ajaran baru bagi lembaga pendidikan pondok pesantren umumnya…

Panduan Zakat Fitrah oleh LBM PCNU Trenggalek

  TRENGGALEK – Zakat fitrah merupakan kewajiban setiap muslim. “Sesungguhnya Rasulullah Saw…

Jadwal Imsakiyah Ramadan 1444 H / 2023 Kabupaten Trenggalek per Kecamatan

Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau LFNU Trenggalek menerbitkan Jadwal Imsakiyah…

Ning Nida Sabet Juara 1 MHQ Internasional di Kazan Rusia

Dewi Yukha Nida, qari internasional asal Trenggalek, berhasil menyabet juara I pada…