H. Sukarodin (Ketua Tim Sembilan, paling kiri) bersama Dr. H. Eman Suryaman (Ketua PBNU), dan Agus Yusuful Hamdani (Direktur NU Care Lazisnu Trenggalek).

Karangan – MWC (Majelis Wakil Cabang) NU (Nahdlatul Ulama) Karangan, Kabupaten Trenggalek, meluncurkan minimarket OMNUS NUsantara pada Selasa (31/7/2018) kemarin. Minimarket yang diresmikan oleh Ketua PBNU, Dr. H. Eman Suryaman, tersebut merupakan unit usaha milik ribuan warga NU Kecamatan Karangan.

 

Baca juga: MWC NU Karangan Luncurkan Minimarket OMNU NUsantara

 

“Ada dua ribu lebih warga NU Karangan yang menanam saham,” ungkap Ketua Tim Sembilan, Drs. H. Sukarodin, “Jadi ini (minimarket OMNUS NUsantara Karangan) miliknya warga NU Kecamatan Karangan.”

 

H. Sukarodin meceritakan, berdirinya minimarket OMNUS NUsantara tidak lepas dari kaderisasi PKPNU (Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama) yang sudah diikuti pengurus NU se–Kecamatan Karangan.

 

“Pada rapat RTL (Rencana Tindak Lanjut) PKPNU, disepakati bikin toko bersama, untuk itu membentuk Tim Sembilan. Kebetulan yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Sembilan saya,” tutur H. Sukarodin.

 

Tim Sembilan kemudian melakukan sosialisasi ke Ranting-Ranting mengenai rencana mendirikan toko bersama. Setelah itu dibentuk Tim Sembilan di tiap-tiap Ranting, yang bertugas menyosialisasikan ke warga NU sekaligus mengoordinasikan pembelian saham dari jamaah.

 

“Saham seharga Rp 100 ribu per lembar, satu orang maksimal 10 (lembar) saham,” ungkapnya.

 

Pelaksanaan sosialisasi kepada jamaah tidak sampai satu bulan. Dan hingga Grand Opening, ada 2 ribu orang lebih yang menanamkan saham, dengan jumlah uang hampir Rp 800 juta.

 

Efektifnya sosialisasi tersebut, masih menurut H. Sukarodin, karena dilibatkannya Kepala Desa se–Karangan. Bahkan tujuh diantaranya menjadi Ketua Tim Sembilan di tingkat Ranting.

 

“Untuk kesuksesan program ini, kita bersinergi dengan umara, mengingat antara ulama dengan umara harus selalu beriringan dan bergandengan demi kemaslahatan umat. Oleh karena itulah, pada saat sosialisasi selama bulan Ramadan kemarin, Camat dan Kapolsek juga kita gandeng,” lanjutnya.

 

Keberhasilan MWC NU Karangan dalam mewujudkan unit usaha bersama itu, lanjutnya, tidak lepas dari komunikasi dan komitmen antara MWC NU dengan Ranting-Ranting, serta dengan warga NU. Termasuk adanya kesepahaman, kesepakatan, dan komitmen mengenai pembagian laba untuk penanam saham dan untuk organisasi.

 

“Yang penting ada kemauan, rela berkorban, dan harus ada yang menggerakkan,” pungkas H. Sukarodin.

 

Pendirian unit usaha bersama merupakan salah satu program prioritas PC (Pengurus Cabang) NU Trenggalek di bidang ekonomi, untuk membangun kemandirian ekonomi umat. Minimarket OMNUS NUsantara Karangan merupakan yang kedua setelah NUsantara Mart di Pule. Ditargetkan, tahun ini berdiri 7 unit usaha sejenis.

 

(Androw Dzulfikar/Zein Ave)

2 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Innalillahi, Bu Nyai Afifah Fanani Kedunglurah Wafat

Warga nahdliyin kabupaten Trenggalek berduka. Bu Nyai Hj. Afifah Fanani, istri (alm)…

100 Hafidz al-Qur’an Sambut Tahun Baru 1443 H di Desa Senden

Tahun Baru 1 Muharam 1443 Hijriyah disambut berbeda oleh masyarakat desa Senden,…

PCNU Trenggalek Ziarah ke Makam Muasis NU dan Sesepuh Kabupaten Trenggalek

Jajaran Syuriah, Tanfidziyah, dan A’wan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Trenggalek berziarah…

Daftar Pondok Pesantren di Kabupaten Trenggalek

  TRENGGALEK – Tahun ajaran baru bagi lembaga pendidikan pondok pesantren umumnya…