Maraknya kasus kekerasan seksual yang dialami perempuan akhir-akhir ini mengundang keprihatinan Korps PMII Putri atau KOPRI Trenggalek.

“Tiap kasus kekerasan yang melibatkan perempuan, perempuanlah yang selalu jadi korban,” ujar Ketua KOPRI Trenggalek Hafid Royana dalam sambutannya di pembukaan Women’s Talk di aula lantai 3 Gedung NU Trenggalek, Rabu (22/12/2021).

Menurut Yana, sapaannya, problematika yang dialami perempuan akhir-akhir ini semakin memprihatinkan. Kasus kekerasan seksual sekarang sudah menjamah ke kalangan keluarga, sekolah, kampus, bahkan pesantren.

Karena itulah, melalui Women’s Talk ini, KOPRI Trenggalek hendak mengajak generasi muda perempuan untuk mengupas berbagai peran dan permasalahan yang dialami kaum perempuan. Termasuk mencari jalan keluar agar perempuan menjadi kuat, berdaya, dan terhindar dari ancaman kekerasan seksual di kehidupan sehari-hari.

“Kita harus membuka hati, membuka wawasan. Jangan menunggu kita sendiri yang menjadi korban,” imbuh alumni STIT Sunan Giri Trenggalek tersebut.

Hal senada disampaikan Kabid Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek, Kristina Ambarwati.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Nur Arifin, Kristina mengungkapkan bahwa tindak kekerasan seksual selalu menjadikan perempuan sebagai korban. Untuk itu, Pemkab Trenggalek juga menaruh perhatian lebih kepada kalangan perempuan dalam banyak pengambilan kebijakan.

“RPJMD-nya Pak Bupati tahun depan fokus ke pelibatan masyarakat, termasuk perempuan,” ungkapnya.

Kristina melanjutkan, beberapa indikator pelayanan publik kabupaten Trenggalek di bidang pemberdayaan perempuan sudah diakui tidak hanya di tingkat nasional, tapi bahkan juga PBB.

“Kita Trenggalek sudah berkompetisi ke sana,” katanya.

Women’s Talk diselenggarakan oleh KOPRI Trenggalek dalam rangka memperingati HUT KOPRI ke-54 dan Hari Ibu. Acara bertema Women and Toxic Relationship ini menghadirkan tiga pembicara. Mereka adalah Dr. Dian Ferricha, Dr. Siti Nurul Hidayah, dan Bambang Heri Irwanto.

(arkha)

You May Also Like

Innalillahi, Bu Nyai Afifah Fanani Kedunglurah Wafat

Warga nahdliyin kabupaten Trenggalek berduka. Bu Nyai Hj. Afifah Fanani, istri (alm)…

Daftar Pondok Pesantren di Kabupaten Trenggalek

  TRENGGALEK – Tahun ajaran baru bagi lembaga pendidikan pondok pesantren umumnya…

100 Hafidz al-Qur’an Sambut Tahun Baru 1443 H di Desa Senden

Tahun Baru 1 Muharam 1443 Hijriyah disambut berbeda oleh masyarakat desa Senden,…

PCNU Trenggalek Ziarah ke Makam Muasis NU dan Sesepuh Kabupaten Trenggalek

Jajaran Syuriah, Tanfidziyah, dan A’wan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Trenggalek berziarah…