kafilah jqhnu trenggalek di lomba mtq kapolda jatim cup lanjutan
Ketua PC JQHNU Trenggalek, Ustadz Rizal Furqan Ramadhan, bersama peserta lomba MTQ XIV Kapolda Jatim Cup dari Kafilah Trenggalek.

Pimpinan Cabang JQHNU (Jam’iyyah Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama) Kabupaten Trenggalek kembali ikut ambil bagian di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di tingkat provinsi Jawa Timur. Lomba MTQ ini merupakan lanjutan dari agenda sebelumnya, yang memperebutkan Piala Kapolda Jatim Cup.

MTQ XIV Kapolda Jatim Cup lanjutan ini dilaksanakan secara langsung atau tatap muka di PPSQ (Pondok Pesantren Salaf al-Qur’an) Asy-Syadzili Pakis Kabupaten Malang, selama dua hari mulai tanggal 10 hingga 11 April 2021.

“Kali ini kita mengirimkan tiga peserta untuk berpartisipasi di dua cabang, yaitu cabang Tilawah Anak dan Tilawah Remaja,” tutur Ustadz Rizal Furqan Ramadhan, Ketua PC JQHNU Kabupaten Trenggalek.

Ketiga peserta dari kafilah Trenggalek tersebut yaitu Muhammad Akshay Husnan Murtadlo yang turun di cabang Tilawah Anak putra, Muhammad Zidni Mubarok di cabang Tilawah Remaja putra, dan Safna Masayu Lubna Anniyazy di cabang Tilawah Remaja putri.

Daftar peserta kafilah Trenggalek adalah sebagai berikut:

  1. Muhammad Akshay Husnan Murtadlo (PAC JQHNU Watulimo)
  2. Muhammad Zidni Mubarok (PAC JQHNU Durenan)
  3. Safna Masayu Lubna Anniyazy (PAC JQHNU Pogalan)

“Sebenarnya kafilah Trenggalek akan mengikuti empat cabang lomba (yaitu) Tilawah Anak, Tilawah Remaja, Tahfizh 10 Juz, dan Mars. Cuman karena calon peserta yang lain kebetulan juga ada kegiatan di pondoknya masing-masing, haflah (akhirussanah, red), mereka tidak jadi ikut,” imbuh Gus Rizal, sapaan akrabnya.

Masih menurut dosen pengajar di IAIN Tulungagung ini, tidak ada target yang muluk-muluk dalam keikutsertaan JQHNU Trenggalek di lomba MTQ XIV Kapolda Jatim Cup ini.

Pasalnya, sebagai Banom di lingkup PCNU Trenggalek yang belum lama aktif bergerak, sumber daya yang dimiliki masih belum bisa optimal, baik dari segi sumber daya manusianya maupun anggarannya.

Setidaknya, lanjut Gus Rizal, untuk tahap awal para qari’ dan qari’ah muda ini menjadi semakin kenal dengan JQHNU yang notabene Banom NU yang intens di bidang al-Qur’an, sehingga semakin siap untuk berkhidmah di Nahdlatul Ulama.

“Selangkah demi selangkah, kami terus bergerak. Insyaallah di tahun-tahun selanjutnya, JQHNU Trenggalek akan semakin kuat dan berkembang,” lanjutnya.

 

(Androw Dzulfikar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Daftar Pondok Pesantren di Kabupaten Trenggalek

  TRENGGALEK – Tahun ajaran baru bagi lembaga pendidikan pondok pesantren umumnya…

7 Ramadan, Mengenang Wafatnya Hadratussyaikh Hasyim Asyari

    nutrenggalek.or.id – Tepat 75 tahun lalu di bulan yang suci…

Gabungan Aktivis PMII, GMNI, dan BEM STIT Sunan Giri Trenggalek Datangi Kantor Dewan Tolak Omnibus Law

  Gabungan aktivis PMII, GMNI, dan BEM STIT Sunan Giri Trenggalek mendatangi…

Panduan Zakat Fitrah oleh LBM PCNU Trenggalek

  TRENGGALEK – Zakat fitrah merupakan kewajiban setiap muslim. “Sesungguhnya Rasulullah Saw…