Pimpinan Ranting (PR) Muslimat NU dan Fatayat NU Karanganom, Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan rutinan khataman al-Qur’an di masjid Baiturrahman, Ahad (19/6/2022). Acara diikuti tidak kurang dari 60 kader Muslimat NU dan Fatayat NU.

Selain khotmil Qur’an, acara juga diisi dengan penyuluhan TB Paru.

Ketua PAC Muslimat NU Durenan, Hj Siti Mahmudah mengungkapkan, bersyukur atas terselenggaranya kegiatan khataman dibingkai dengan penyuluhan TB Paru. Sehingga bisa mengedukasi di lingkungan khususnya untuk diri sendiri.

“Muslimat dan Fatayat NU bisa menjadi sumber informasi bahkan kader, baik di keluarga maupun di masyarakat,” ungkap Hj Siti Mahmudah.

Dengan adanya edukasi dari petugas kesehatan, diharapkan kader Muslimat dan Fatayat NU menjadi lebih tanggap dengan situasi.

“Secara tidak langsung, ibu-ibu menjadi tahu dan sadar akan pola hidup sehat, agar terhindar dari TB Paru,” imbuhnya.

Senada, salah satu peserta Latifatul Khusna mengaku bahwa dirinya merasa teredukasi dengan adanya penyuluhan TB Paru tersebut. Sebab selama ini yang dirinya tahu hanyalah dari mulut ke mulut soal penyakit yang menular akibat infeksi bakteri.

“Tuberkulosis atau TB masih menjadi dari omongan mulut. Sedikit banyak jadi faham bagi masyarakat awam,” ungkap Khusna.

Ibu muda penghafal Al-Qur’an ini mengungkapkan harapannya ke depan tidak hanya acara serupa. Karena masyarakat butuh edukasi yang lain bisa permasalahan perempuan hingga anak. Mulai dari penyakit malaria, kanker serviks, hingga perihal gizi bagi balita.

“Sehingga kami yang berada di tingkat Ranting mengetahui langsung dari ahlinya,” pungkasnya.

Penyuluhan TB Paru dilakukan oleh penyuluh dari Puskesmas Baruharjo Kecamatan Durenan.

Dalam penyuluhan tersebut, dijelaskan bahwa virus tuberkulosis bersifat khusus. Karakteristik perkembangannya lambat dibandingkan dengan penyakit lain.

Adapun gejala umum yang biasa dialami oleh penderita TBC paru-paru antara lain sakit dada serta mudah lelah dan lemah. Kemudian batuk yang berlangsung lebih dari 3 minggu dan batuk darah atau dahak.

Selanjutnya, demam, panas dingin, keringat malam. Lalu kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan. TBC yang sudah menyebar ke organ lain dapat menyebabkan darah dalam urin dan kehilangan fungsi ginjal.

(Madkhan Jazuli)

You May Also Like

Daftar Pondok Pesantren di Kabupaten Trenggalek

  TRENGGALEK – Tahun ajaran baru bagi lembaga pendidikan pondok pesantren umumnya…

Ning Nida Sabet Juara 1 MHQ Internasional di Kazan Rusia

Dewi Yukha Nida, qari internasional asal Trenggalek, berhasil menyabet juara I pada…

Panduan Zakat Fitrah oleh LBM PCNU Trenggalek

  TRENGGALEK – Zakat fitrah merupakan kewajiban setiap muslim. “Sesungguhnya Rasulullah Saw…

Innalillahi, Bu Nyai Afifah Fanani Kedunglurah Wafat

Warga nahdliyin kabupaten Trenggalek berduka. Bu Nyai Hj. Afifah Fanani, istri (alm)…