Pelajar NU Durenan saat mengumpulkan barang-barang bekas

NU Trenggalek – Menjaga kebersihan lingkungan merupakan suatu kewajiban bagi setiap individu, selain merupakan anugerah yang diberikan sang pencipta kepada hamba-Nya, kebersihan lingkungan harus tetap dijaga agar setiap individu terhindar penyakit. Namun seringkali dijumpai perilaku yang kurang menunjukkan dukungan terhadap upaya dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti membuang sampah di sembarang tempat, pembiaran barang-barang bekas yang menumpuk di suatu tempat sehingga dikhawatirkan akan menjadi sarang munculnya bibit-bibit penyakit. Lain halnya dengan beberapa pelajar NU di Kecamatan Durenan. Mereka memiliki cara unik untuk ikut serta menjaga kebersihan lingkungan.

Dilansir dari ipnutrenggalek.or.id, Rabu (31/1), rekan-rekanita yang tergabung di dalam wadah PAC IPNU-IPPNU Durenan melaksanakan agenda rutin yaitu pengumpulan barang-barang bekas dari anggota-anggota IPNU-IPPNU se-Kecamatan Durenan yang dilaksanakan satu bulan sekali. Setelah semua barang bekas terkumpul di posko yang berada di salah satu kediaman rekanita anggota IPPNU Durenan, barang itu kemudian dijual kepada pengepul barang bekas.

“Pengumpulan barang bekas dapat menumbuhkan cinta dan peduli lingkungan” komentar Rekan Badrus. Hal ini seiring dengan tujuan diadakannya kegiatan pengumpulan barang bekas. “anggota IPNU-IPPNU dapat berperan dalam pengurangan efek global warming” imbuh rekan tersebut yang sekarang menjabat sebagai bendahara PAC IPNU Durenan.

Imbuh salah satu anggota IPPNU, rekanita Ningsih “Kegiatan pengumpulan barang bekas seperti ini bisa menjadi pembelajaran kebersihan di sekitar rumah mereka (Anggota IPNU-IPPNU: red)”

Selain membawa misi menjaga kebersihan lingkungan, dari hasil penjualan  barang bekas tersebut dimanfaatkan oleh Pimpinan Anak Cabang Durenan guna mengisi kas organisasi. “Barang bekas itu dapat menambah kas PAC dan merupakan sebuah keberkahan tersendiri” terang Ketua PAC IPNU Durenan, Fahrur Raziqin.

Pengumpulan barang bekas merupakan program kerja dari Departemen Ekonomi PAC IPNU-IPPNU Durenan. Kegiatan ini dimotori oleh Rekan Triatmoko dan Rekanita Riska selaku koordinator departemen. (Ilham Bai/ MNI)

Tinggalkan Balasan
You May Also Like

Innalillahi, Bu Nyai Afifah Fanani Kedunglurah Wafat

Warga nahdliyin kabupaten Trenggalek berduka. Bu Nyai Hj. Afifah Fanani, istri (alm)…

100 Hafidz al-Qur’an Sambut Tahun Baru 1443 H di Desa Senden

Tahun Baru 1 Muharam 1443 Hijriyah disambut berbeda oleh masyarakat desa Senden,…

PCNU Trenggalek Ziarah ke Makam Muasis NU dan Sesepuh Kabupaten Trenggalek

Jajaran Syuriah, Tanfidziyah, dan A’wan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Trenggalek berziarah…

Daftar Pondok Pesantren di Kabupaten Trenggalek

  TRENGGALEK – Tahun ajaran baru bagi lembaga pendidikan pondok pesantren umumnya…