Pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir menggerakkan berbagai komunitas sosial untuk melakukan aksi solidaritas. Seperti yang dilakukan perempuan Nahdlatul Ulama di kecamatan Pule, Fatayat dan Muslimat NU, dengan aksinya berbagi paket sembako kepada warga Isolasi Mandiri (Isoman) dan kurang mampu.

“Kami ingin sedikit membantu meringankan beban warga Isoman yang terdampak Covid-19,” ungkap Ketua PAC Fatayat NU Pule, Idamatul Khoiriyah, Ahad (5/9/2021).

Dikatakan Ning Ida, sapaan akrabnya, program peduli ini merupakan wujud dari Dasa Karya program unggulan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Pule. Menurutnya, Fatayat NU sebisa mungkin selalu hadir di tengah-tengah umat.

Di samping itu, berhubungan langsung dengan masyarakat juga akan melatih kualitas diri kader-kader perempuan Nahdlatul Ulama.

“Kepedulian terhadap sesama akan meningkatkan (kualitas diri). Selain itu dengan membantu sesama, akan mendapatkan pahala jika didasari dengan ketulusan hati,” tambahnya.

Masih menurut Ning Ida, bantuan yang disalurkan dalam aksi tersebut berupa sembako. Hal itu sebagaimana hasil musyawarah bersama, bahwa sembako lebih dibutuhkan dari pada uang tunai. Karena warga Isoman tidak bisa keluar rumah dalam beberapa hari.

“Jadi, kita kasih satu paket sembako lengkap dengan vitaminnya,” ungkap Ning Ida.

Aksi solidaritas warga Isoman yang dilakukan oleh Fatayat dan Muslimat NU ini merupakan tahap kedua. Selain warga Isoman, paket sembako juga disalurkan kepada warga yang kurang mampu.

Sampai tahap ini, sudah ada 100 paket sembako yang disalurkan kepada warga Isoman di tiga desa yakni Desa Sidomulyo, Kembangan, dan Karanganyar.

Sementara untuk sumber dana diperoleh dari 14 Pimpinan Ranting Fatayat dan Muslimat NU yang berkerja sama dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC).

“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga Isoman, dan mereka segera diberikan kesembuhan serta dapat beraktivitas seperti biasanya,” harapnya.

(Marisa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Innalillahi, Bu Nyai Afifah Fanani Kedunglurah Wafat

Warga nahdliyin kabupaten Trenggalek berduka. Bu Nyai Hj. Afifah Fanani, istri (alm)…

100 Hafidz al-Qur’an Sambut Tahun Baru 1443 H di Desa Senden

Tahun Baru 1 Muharam 1443 Hijriyah disambut berbeda oleh masyarakat desa Senden,…

PCNU Trenggalek Ziarah ke Makam Muasis NU dan Sesepuh Kabupaten Trenggalek

Jajaran Syuriah, Tanfidziyah, dan A’wan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Trenggalek berziarah…

Daftar Pondok Pesantren di Kabupaten Trenggalek

  TRENGGALEK – Tahun ajaran baru bagi lembaga pendidikan pondok pesantren umumnya…