Resmi Diluncurkan, NU Care LazisNU Ranting Kedungsigit Sudah Miliki Mobil Layanan Sosial

NU Care LazisNU Ranting Kedungsigit resmi diluncurkan pada Sabtu (20/7) di Balai Pertemuan Desa.

 

NUTRENGGALEK.OR.ID – NU Care LazisNU Ranting Kedungsigit, Kecamatan Karangan, resmi dikukuhkan pada Sabtu (20/7). Pengukuhan dikemas dalam agenda Launching dan Pengajian Akbar jamaah Yasin putri se-Desa Kedungsigit.

Yang menarik, satu unit Social Emergency Car (mobil layanan sosial) inventaris NU Care LazisNU Ranting Kedungsigit turut diluncurkan dalam acara tersebut.

 

Baca juga: PCNU Trenggalek Launching Ngaji Kitab Risalah Aswaja Karya Mbah Hasyim

 

“Alhamdulillah, berkat dedikasi dan semangat para jamaah untuk melayani umat, kita bisa mewujudkan satu unit mobil layanan sosial,” ungkap Wakil Ketua NU Care LazisNU Ranting Kedungsigit, Deni Tantowi.

Deni menceritakan, gerak langkah LazisNU Kedungsigit, yang waktu itu masih menginduk ke LazisNU Cabang, semakin intensif dengan adanya PKPNU (Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama).

 

Mobil Layanan Sosial NU Care LazisNU Ranting Kedungsigit yang juga diluncurkan pada Sabtu (20/7) kemarin.

“Jadi, capaian ini tidak bisa dilepaskan dari alumni PKPNU Kedungsigit yang ikut pengkaderan di Pondok Lil Muttaqin, Jatiprahu, awal 2018 kemarin,” kata Deni.

Empat belas alumni PKPNU tersebut, lanjut Deni, bergerak cepat dalam penguatan LazisNU Kedungsigit ke jamaah-jamaah Yasin, termasuk menjalin sinergi dengan Pemerintah Desa.

“Sebagai follow up PKPNU, mereka mengadakan rutinan selapan sekali sebagai upaya konsolidasi untuk penguatan LazisNU Kedungsigit,” imbuh Deni.

Rutinan diisi dengan amalan-amalan NU seperti shalat taubat, shalat hajat, dan aurad. Selain itu juga tawasul kepada para muassis NU, meraih keberkahan, motivasi dan spirit penggerak NU dalam mewujudkan kemaslahatan bagi umat.

“Mereka juga iuran tiap rutinan, yang jumlahnya tidak bisa dikatakan kecil,” ungkap Deni.

 

Lihat juga: Bahtsul Masail: Kurban Hasil Iuran Siswa, Bagaimana Hukumnya?

 

Setelah berjalan sekitar satu tahun, akhirnya LazisNU Kedungsigit dengan bersinergi bersama Pemerintah Desa berhasil mewujudkan satu unit mobil layanan sosial. Dan hingga dikukuhkan menjadi Ranting mandiri pada Sabtu (20/7), 80% dari total 29 jamaah yasin putri RT (Rukun Tetangga) berhimpun di NU Care LazisNU Ranting Kedungsigit.

“Alhamdulillah, semua pencapaian ini adalah dari, oleh, dan untuk jamaah,” pungkas Deni.

Launching NU Care LazisNU Kedungsigit diselenggarakan di Balai Pertemuan Desa Kedungsigit. Selain pengukuhan oleh Direktur NU Care LazisNU Cabang Trenggalek, Agus Yusuful Hamdani, acara juga diisi dengan Pengajian Umum oleh Rais Syuriah NU Trenggalek, KH. Ma’shum.

 

(Androw Dzulfikar/Zein Ave)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *