MWC NU Kampak Trenggalek Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Bagi-Bagi Masker

aksi sosial pencegahan covid-19 mwc nu kampak trenggalek dan forkopimka penyemprotan disinfektan dan pembagian masker
MWC NU Kecamatan Kampak bersama Forkopimka melaksanakan aksi sosial pencegahan Covid-19 untuk menyongsong bulan suci Ramadan, pada Jumat (17/4).

 

nutrenggalek.or.id – Dalam rangka meminimalisir penyebaran virus Covid-19, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kampak Kabupaten Trenggalek, bekerja sama dengan Forkopimka melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian masker gratis pada Jum’at (17/4/2020) pagi.

Aksi sosial pencegahan Covid-19  untuk menyongsong bulan suci Ramadan tersebut dilepas oleh Ibu Camat melalui apel di halaman Kantor KUA Kecamatan Kampak.

“Sesuai himbauan PBNU dan PCNU Trenggalek, tiap hari Jum’at pagi kita mengadakan penyemprotan disinfektan di masjid dan mushola se-Kecamatan Kampak… agar jamaah Sholat Jum’at bisa tenang dan merasa aman,” ungkap pengurus MWC NU Kampak, K. Imam Mujtahid.

 

aksi sosial bagi masker mwc nu kampak trenggalek
K. Imam Mujtahid membagikan masker gratis kepada seorang takmir masjid di Kecamatan Kampak, Jumat (17/4).

 

Mujtahid menambahkan, selain aksi penyemprotan disinfektan, aksi sosial ini juga membagi-bagikan masker gratis kepada masyarakat Kampak, utamanya ke takmir masjid dan mushola.

“Untuk hari ini ada 550 masker yang kita bagi-bagikan,” imbuh beliau.

Kegiatan yang bertajuk Aksi Sosial Pencegahan Covid-19 untuk Menyongsong Datangnya Bulan Suci Ramadhan tersebut diikuti oleh Penyuluh Agama dari KUA, Muspika (Forkopimka), dan MWC NU Kecamatan Kampak.

Melalui aksi sosial ini, Mujtahid berharap agar warga Kabupaten Trenggalek, khususnya Kecamatan Kampak, terhindar dari wabah Covid-19, sehingga bisa menjalankan aktivitas seperti biasa. Apalagi sebentar lagi sudah memasuki bulan suci Ramadan.

“Dan kami sebagai pengurus MWC NU Kampak, mewakili warga nahdliyin Kecamatan Kampak, berkomitmen untuk tetap mengikuti aturan dan Pemerintah serta himbauan dari para masyayikh NU,” pungkas beliau.

 

(Androw Dzulfikar/Zein Ave)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *