Lailatul Ijtima NU Senden, Kampak, Pererat Persatuan dan Kesatuan Umat

Lailatul Ijtima' Ranting NU Senden, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek
Lailatul Ijtima’ Ranting NU Senden, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, di Masjid Sabilul Murtadla, Sabtu (11/1/2020).

nutrenggalek.or.id – Pengurus Ranting (PR) Nahdlatul Ulama (NU) Senden, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, menyelenggarakan Lailatul Ijtima’ di Masjid Sabilul Murtadla, Dusun Tenggar, pada Sabtu (11/1/2020).

Lailatul ijtima’ dilaksanakan selapan sekali tiap Sabtu Wage malam Ahad Kliwon dengan anggota terdiri dari 29 masjid dan musala se-Desa Senden.

 

Baca juga: Satukan Persepsi Memperjuangkan NU, Bu Nyai dan Nawaning Nusantara Silaturahim di Trenggalek

 

Dari masing-masing masjid dan musala tersebut, tidak kurang dari sepuluh jamaah hadir di setiap kegiatan. Sehingga tiap lailatul ijtima’ diikuti sekitar 300 jamaah.

“Dengan dilaksanakan secara berpindah-pindah, dari masjid satu ke musala yang lain, lailatul ijtima’ sangat tepat untuk menjalin silaturrahim dan mempererat persatuan dan kesatuan antar umat,” terang Ketua Ranting NU Senden, Kiai Mujtahid.

Kegiatan lailatul ijtima’, lanjut Kiai Mujtahid, dimulai dengan sema’an Al Qur’an dari bakda Subuh hingga menjelang Maghrib. Setelah shalat Maghrib berjamaah dilanjutkan dengan istighotsah dan kirim leluhur.

“Kemudian bakda Isya’ ada mauidzah hasanah oleh tim dakwah MWC NU Kampak, serta penyampaian program-program kerja NU,” imbuhnya.

 

Lihat juga: Pengurus JQH NU Masa Khidmat 2019–2024 Resmi Dilantik

 

Di kegiatan tersebut, panitia membuka kesempatan bagi jamaah untuk berinfak, dan munfik (orang yang berinfak) menyodorkan nama-nama leluhur untuk didoakan pada saat istigotsah.

“Kemarin infaq terkumpul sekitar Rp 700 ribu. Dan infak itu digunakan untuk mendanai kegiatan-kegiatan NU, termasuk lailatul ijtima’ ini,” pungkas Kiai Mujtahid.

Hadir di kegiatan tersebut antara lain MWC NU Kampak, Pengurus Ranting NU Senden beserta Banom, Takmir masjid dan musala se-Desa Senden, serta perangkat Desa.

 

(Androw Dzulfikar/Zein Ave)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *