IPNU-IPPNU Se-Trenggalek Bagikan 10 Ribu Lebih Masker kepada Masyarakat melalui Gerakan “1Kader 1Masker”

ipnu-ippnu-trenggalek-bagikan-10-ribu-masker-covid-19
Kader IPNU-IPPNU bagikan masker di titik checkpoint Terminal Durenan Trenggalek

nutrenggalek.or.id – Dalam upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Trenggalek-Jawa Timur, Pimpinan Cabang (PC) bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Ranting (PR), dan Pimpinan Komisariat (PK) ) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Se-Kabupaten Trenggalek menggelar Gerakan “1Kader 1Masker”.

Gerakan “1Kader 1Masker” ini merupakan aksi dari setiap 1 (satu) kader IPNU-IPPNU mendonasikan 1 (satu) masker untuk dibagikan kepada masyarakat Trenggalek. Masker tersebut dikumpulkan dan dibagikan oleh pos-pos kepengurusan ditingkat Kecamatan Se-Kabupaten Trenggalek.

Rekanita Nur Bidayah selaku Ketua PC IPPNU Trenggalek menggungkapkan, “Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader IPNU-IPPNU se-Trenggalek yang telah melakukan gerakan 1Kader 1Masker. Gerakan 1Kader 1Masker ini merupakan ikhtiar kita bersama dalam penanggulangan penyebaran COVID-19. Tidak hanya membagikan masker, tentunya sebagai pelajar kita juga turut andil dalam memberikan edukasi dan sosialisasi terkait COVID-19 kepada masyarakat”.

“Dalam bulan april 2020 puncaknya pembagian serentak pada hari senin, 20 April 2020, telah terkumpul dan tersalurkan kepada masyarakat Trenggalek sejumlah 10.405 masker,” sambung Rekanita Nur Bidayah.

http://nutrenggalek.or.id/wp-content/uploads/2020/05/INFO-GRAFIS-MASKER.png

“Bahkan jauh sebelum ada instruksi dari Pimpinan Pusat terkait gerakan “1Kader 1Masker”, Rekan-Rekanita di tingkatkan PAC maupun PR dengan sigap membentuk tim satgas tanggap COVID-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke Musholla, Masjid hingga rumah-rumah di lingkungan masing-masing, penempelan protokol kesehatan di Masjid dan Musholla, pembagian hand sanitizer, dan juga edukasi kepada masyarakat dengan membuat gambar/meme terkait pencegahan covid-19 di media sosial. Semua itu merupakan ikhtiar kita bersama dalam melawan COVID-19, tidak hanya ikhtiar dhohir saja tetapi juga melakukan ikhtiar batin dengan memperbanyak do’a dengan harapan semoga wabah ini segera berlalu,” pungkas Rekanita Nur Bidayah.

(Ilham Bai/ NIzza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *