Alfa Isnaeni: Yang Waras Tidak Boleh Mengalah

Kasatkornas Banser, H Alfa Isnaeni, saat mengisi Sarasehan Kebangsaan di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Kamis (11/10).

Trenggalek – Kasatkornas (Kepala Satuan Koordinasi Nasional) Banser (Barisan Ansor Serbaguna), H Alfa Isnaeni, mengintruksikan kepada seluruh Sahabat Ansor dan Banser untuk terus menyuarakan pesan Gus Mus: “Yang Waras Tidak Boleh Ngalah”.

 

Hal itu disampaikan Sahabat Alfa, sapaan akrab beliau, saat mengisi Sarasehan Kebangsaan di Pendopo Kabupaten Trenggalek, dalam rangkaian agenda Kirab Satu Negeri, Kamis (11/10).

 

Baca juga: Kirab Satu Negeri PP GP Ansor Tiba di Trenggalek, Ini Rangkaian Kegiatannya

 

Dalam orasinya, Alfa mengatakan, persoalan bangsa yang muncul setidaknya dua tahun belakangan, ditambah massifnya fitnah dan hoax di media sosial, menggerakkan PP (Pimpinan Pusat) GP (Gerakan Pemuda) Ansor dan Banser untuk terjun ke daerah–daerah, dan sowan ke para kiai dan habaib.

 

Hasilnya, lanjut Alfa, Ansor dan Banser mendapat pesan yang tegas dari Gus Mus: “Suarakan, Yang Waras Tidak Boleh Ngalah”.

 

“Dulu, oleh orang tua, kita sering dibilangin,Le, sing waras ngalah‘. Tapi sekarang, demi kehidupan bangsa kita, yang waras tidak boleh ngalah,” tegas Alfa.

 

Karena kalau yang waras mengalah, lanjutnya, akan bisa dikalahkan oleh hanya segelintir orang, yang mempunyai gadget dan menguasai media. Padahal sebenarnya, komponen bangsa yang cinta NKRI dan cinta Pancasila sangat mayoritas.

 

“Ada buzzer–nya itu. Ada satu orang bisa mengendalikan 400 gadget, seharian. Kerja, itu. Bikin hoax, fitnah, dan sebagainya,” imbuhnya.

 

Karena itulah, masih menurut Alfa, PP GP Ansor dan Banser bersama segenap komponen bangsa mengirabkan pataka merah putih ke seluruh jengkal tanah Nusantara, untuk meneguhkan sikap kebangsaan dan kebhinekaan.

 

Dengan ikhtiar ini, harapannya, pemahaman kebangsaan serta kecintaan kepada NKRI dan Pancasila, bisa menjadi snowball demi menjaga kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara kita, sampai kiamat.

 

“Karena kita menghirup udara yang sama, udara Indonesia; meminum air dari bumi yang sama, Indonesia, apapun mereknya; dan saya yakin akan sama–sama dikubur di tanah Indonesia,” pungkasnya.

 

Lihat juga: Madin se–Trenggalek Ikuti Sosialisasi Tata Laporan Perpajakan

 

Sarasehan Kebangsaan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Kirab Satu Negeri PP GP Ansor dan Banser, dan singgah di Kabupaten Trenggalek pada Kamis (11/10).

 

Di Trenggalek, pataka merah putih diterima oleh Ketua PCNU Trenggalek, KH. M. Fatchulloh Sholeh, dan selanjutnya diserahkan kepada Bupati Trenggalek. Pada Jum’at (12/10) pagi, Tim Kirab bertolak menuju Ponorogo.

 

(Androw Dzulfikar/Zein Ave)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *